Co-founder Huobi MENA Mohit Davar saat menjadi pembicara dalam World Blockchain Summit di Dubai, Rabu (24/10)

Singapura, Koin.DigitalHuobi Group, perusahaan blockchain yang didirikan di China pada 2013 namun kini berkantor pusat di Singapura, akan melakukan ekspansi pasar ke Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.

Rencana itu diungkapkan oleh co-founder Huobi MENA Mohit Davar di hadapan 1.000 peserta World Blockchain Summit di Jumeirah Emirates Towers, Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (24/10).

“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan blockchain Huobi dan ekosistem aset digital ke Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.”

“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan blockchain Huobi dan ekosistem aset digital ke Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan,” ujar Davar, tapi lebih dikenal dengan panggilan Mohit.

Ketika Dubai memimpin upaya pengembangan blockchain, lanjut dia, masuk akal bagi Huobi untuk mendirikan kantor pusat regional di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bill Shihara jadi Dewan Penasihat Vanywhere

Sejak didirikan, secara akumulasi Huobi Group, yang terdiri dari 10 perusahaan hulu dan hilir, telah beromzet US$1 triliun. Penggunanya berasal dari 130 negara.

Saat ini, perusahaan pertukaran aset digital itu telah membentuk tim operasi di Dubai. Tim tersebut bertugas mereplikasi model yang ada.

Model itu mencakup perdagangan over the counter (OTC), token-to-token, inkubasi proyek-proyek blockchain, pengembangan komunitas, dan pusat pendidikan.

Selain itu, Huobi MENA juga aktif menjalin kemitraan dengan para pemain regional. Sebagai permulaan, salah satu yang diajak bekerja sama adalah perusahaan solusi perdagangan aset digital AI Traders.●

Teks: Michael A. Kheilton Foto: Huobi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here